Cari Blog Ini

Senin, 25 April 2011

Makalah Alquran

KATA PENGANTAR

Alquran tidak akan pernah habis kandungan ilmunya, walaupun semua manusia beramai-ramai menggali tanpa henti. Dan seandainya ada sebuah pendekatan keilmuan dinilai tidak menghasilkan apa-apa, akhirnya waktu juga yang akan segera menguburkannya dan akan segera dilupakan orang. Tetapi, kalau kemudian ia dapat menghasilkan sesuatu, minimal sebuah wacana baru, paling tidak sudah dapat menghilangkan sedikit rasa haus akan ilmu. Apalagi, kalau ia menghasilkan lebih dari itu.

Karakter dasar ilmu inilah yang kemudian mengundang makin banyak saja orang tertarik untuk melakukan berbagai pendekatan terhadap Alquran, karena setiap pendekatan akan selalu terbuka untuk diuji kesahaihannya. Bila tidak menghasilkan suatu apapun, ia akan segera ditinggalkan.[1]

Alquran adalah kitab agama dan hidayah yang diturunkan Allah Ta’ala kepada Nabi Muhammad SAW, untuk segenap manusia. Dalam Alquran, Allah Ta’ala menyapa akal dan perasaan manusia, mengajarkan tauhid kepada manusia, menyucikan manusia dengan berbagai ibadah, menunjukkan manusia pada hal-hal yang dapat membawa kebaikan dan kemaslahatan dalam kehidupan individual dan sosial manusia, membimbing manusia pada agama yang luhur agar mewujudkan diri, mengembangkan kepribadiankan manusia, dan meningkatkan diri manusia ke taraf kesempurnaan insani. Dengan begitu, manusia dapat mewujudkan kebahagiaan di dunia dan akhirat bagi dirinya. (Najati, 2005:11)

PEMBAHASAN

1. Takut

Emosi takut termasuk emosi yang penting dalam kehidupan manusia. Manfaat takut tidak hanya terbatas pada menjaga manusia dari bahaya yang mengancam pada kehidupan duniawi, tetapi manfaat yang paling penting adalah mendorong orang mukmin agar menjaga diri dari azab Allah Ta’ala pada kehidupan akhirat. Dengan demikian, takut kepada siksaan Allah Ta’ala akan mendorong orang mukmin agar tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan, berpegang pada ketakwaan, teratur dalam beribadah kepada Allah Ta’ala, dan mengerjakan amal-amal yang diridhai-Nya. (Najati, 2005:100)

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” (Q.S. Al-Anfal:2)

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (Q.S. As-Sajdah:16)

2. Marah

Marah merupakan emosi penting yang akan melaksanakan fungsi penting bagi manusia. Marah akan membantu manusia dalam menjaga dirinya. Ketika manusia marah kekuatannya bertambah dalam melakukan pekerjaan berat dan keras yang memungkinkannya untuk mempertahankan diri atau menguasai berbagai kendala yang menghadangnya dalam mewujudkan tujuan-tujuannya yang penting.

Alquran memuji kekerasan terhadap kaum kafir yang menghalang-halangi penyebaran Islam. Kekerasan di sini timbul karena marah di jalan Allah dan dalam rangka menyebarkan dakwah Islam. Allah Ta’ala berfirman dalam menggambarkan Rasulullah SAW dan orang-orang mu’min yang bersamanya.

“Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang Mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.” (Q.S. Al- Fath:29)

3. Cinta

Cinta seorang mu’min yang sempurna keimanannya adalah cinta yang umum dan luas, mencakup seluruh alam. Dalam Alquran kita menemukan penjelasan tentng macam-macam cinta ini.

a. Cinta kepada diri sendiri

Cinta kepada diri sendiri mempunyai kaitan erat dengan motif untuk menjaga diri. Alquran telah menggambarkan cinta kepada diri sendiri yang secara alamiah ada pada manusia. Digambarkan pula kecenderungan manusia untuk mencari hal-hal yang berguna bagi dirinya serta menjauhi hal-hal yang dapat membahayakan dan mencelakakan dirinya. Alquran menerangkan melalui lisan nabi Muhammad SAW bahwa sekiranya manusia mengetahui hal-hal ghaib, pastilah ia memperbanyak kebaikan untuk dirinya serta menjauhkan keburukan dan gangguan pada dirinya. (Najati, 2005:120-121)

“…Dan seandainya aku mengetahui hal gaib, niscaya aku akan banyak mengerjakan kebaikan dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan…(Q.S. Al-A’raf:188)

b. Cinta kepada manusia

Termasuk persoalan keimanan adalah keseimbangan antara kecintaan manusia kepada dirinya dan kecintaan kepada orang lain. Hal itu akan mewujudkan kemaslahatan individu dan masyarakat. (Najati, 2005:124)

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, oleh karena itu, damaikanlah di antara kedua saudara kalian dan bertawakal kalian kepada Allah supaya kalian dirahamati. (Q.S. Al-Hujurat:71)”

c. Cinta berahi

Cinta ini berkaitan dengan motif sosial. Cinta inilah yang bertindak melangsungkan keserasian, keharmonisan, dan kerja sama antar suami isteri. Cinta ini merupakann cinta yang paling penting untuk kelangsungan kehidupan keluarga. (Najati, 2005:128)

“Dan diantara ayat-ayat-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri supaya kalian merasa tentram kepadanya. Dan dia menjanjikan diantara kalian perasaan kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Q.S. Ar-Rum:21)

KESIMPULAN

Alquran sebagai firman Allah adalah sebaik-baik penyembuh segala hal, termasuk penyembuhan emosi yang tak terkontrol.

DAFTAR PUSTAKA

Aman, Chairul, dkk, 2008. Pikologi Qurani Bukan Sekedar Teori, Bandung: Cahaya Iman & Bedha.

Hatta, Ahmad. 2010. Tafsir Quran Perkata Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul & Terjemah, Jakarta: Maghfirah Pustaka.

Najati, Usman, Muhammad. 2005. Psikologi dalam Alquran. Bandung: Cv Pustaka Setia.



[1] Chairul Amman, Syaiful Husein, Irwan Mudiaharjana Fitriadi: Psikologi Qurani,hlm 1

Nama dan No Surat Alquran

Nama dan No Surat Alquran


1. Teh diminum Fatih untuk Pembukaan.

2. Waru diBakar untuk makanan Sapi Betina.

3. Gua dipakai Ali Imran untuk tempat tinggal Keluarga Imron.

4. Pir dimakan An Nisaa seorang Wanita.

5. Mie memasak Al Maaidah sebagai Hidangan.

6. Nuri mematuk Mr. An’aam karena dijadikan Binatang ternak.

7. Jari orang Arab digantung di Tempat yang Tinggi.

8. Laci adek Naufaal berisi Rampasan Perang.

9. Bui tempat Taubat untuk memperoleh Pengampunan.

10. Tas ibu-ibu dipakai hedi Yunus.

11. Tato bergambar burung Huud.

12. Tower dipanjat Yusuf Kala.

13. Tugu tertimpa Randu yang kena Guruh.

14. Tape makanan favorit Ibrahim harap tenang.

15. Tamu diHajar di Negeri Kaum Semut.

16. Tuna Nakal disengat Lebah.

17. Taji tumbuh di kaki orang Bani isra’il.

18. Tali mengikat Mr. Ahwi di dalam Gua.

19. Tebu ditebang Maryam dengan gunting.

20. Jurus Wushu melempar Togha

21. Watt menyetrum Anak Biyawak yang mengejar Nabi-nabi.

22. Wewe gombel pergi Haji.

23. Wig dipakai Mukminun supaya menjadi Orang-orang Mukmin.

24. Wipper mba Nur bercahaya.

25. Wimcycle menggilas Furqan si orang Pembeda.

26. Win bermotif kartu As syu’aaranya seperti penyair.

27. Wajah Anna kummel digigit Semut.

28. Wol ditulisi Qashad untuk membuat Cerita-cerita.

29. Web terbuat dari Kabut Laba-laba.

30. Gas kentut rasa Ar Ruum manis milik Bangsa Romawi.

31. Got sewangi sabun Lux untuk mandi.

32. Gawang dipasang Sajadah untuk tempat Sujud.

33. Gigiku kena Ahzab karena menjadi Orang-orang yang bersekutu.

34. Garpu bergambar kartu As ada di WonoSaba

35. Gema membuat orang Kawathir buatan Pencipta.

36. Gaun merah dipakai Yaasiin.

37. Gajah berbaris berShaff dan taat pada apapun Yang bershaff-saff.

38. Gula berbentuk huruf Shaad.

39. Gabah berAz menimpuk Zumar bersama Rombongan.

40. Pisau ngGa ukir ukiran Pengampun.

41. Pita Pesilaat Yang dijelaskan berwarna.

42. Pawang bulan Asy Syuura Bermusyawarah.

43. Pagar iZuk berhuRuf Perhiasan.

44. Pipi diaduk-Adukkan pakai tangan karena terkena Kabut.

45. Puma memakai Jaatsnya iah karena kebesara sampai Berlutut.

46. Pena diwAhqaafkan sebanyak Bukit-bukit Pasir.

47. Pajak diperintahkan oleh Nabi Muhammad.

48. Palu dibeli di toko Al Fath untuk merayakan Kemenangan.

49. Pabrik taHu Gejrot berisi Kamar-kamar.

50. Mas berlambang huruf Qaaf.

51. Mata Dari yayat terbawa Angin yang menerbangkan.

52. Mawar berbentuk cAthur sebesar Bukit.

53. Mug ahli Nujum berbentuk Bintang.

54. Map sebesar Qamar bercahaya Bulan.

55. Mama memukul Pak Rahman Yang Pemurah.

56. Menu dibuat lik Waaqi’ah saat Hari Kiamat.

57. Meja yang menimpuk Hadid terbuat dari Besi.

58. Mal peMujaan adalah buatan Wanita yang mengajukan gugatan.

59. Ember diusir di tempat Pengusiran.

60. Nasi Muntahan nanah untuk Perempuan yang diuji.

61. Net bershaf membentuk Barisan.

62. Nawang berjum’atan pada hari Jum’at.

63. Naga Munafiq milik Orang-orang Munafiq.

64. Napi Ta’ berkebun pada Hari ditampakkan kesalahan.

65. Nemo diThalak oleh pasangannya.

66. Nona membuang Tahu krim yang MUI Mengharamkannya.

67. Niji Muak tinggal di Kerajaan.

68. Nila berenang di Qalam yang bertulisan Kalam.

69. Nabi punya haq adalah Kiamat.

70. Jas mbah Mariijan ditaruh di Tempat-tempat naik.

71. Jet bahan bakarnya minuman Nu punya nabi Nuh.

72. Jawa terkenal dengan Jin.

73. Jago Mulan Zamilah dibeli dari Orang yang berselimut.

74. Jip pak Muddatsir dinaiki Orang yang berkemul.

75. Jam beriqomah Kiamat.

76. Jin mengganggu Insan Manusia.

77. Jaja Miharja memakai mur untuk shalat karena Malaikat yang diutus.

78. Jala AnNa banyak berisi Berita yang besar.

79. Jubah orang Nazi taat pada Malaikat-malaikat yang mencabut.

80. Las nya Basah jadi Ia bermuka Masam.

81. Laut berisi Takir yang Menggulung.

82. Lawu dihimpit thar sehingga Terbelah.

83. Lagu membuat muthah fifi karena Orang-orang yang curang.

84. Lap isi kok Terbelah.

85. Lem Beruji Gugusan bintang.

86. Luna ditarik oleh Yang datang di malam hari.

87. Lajur ala Yang paling tinggi.

88. Lele dighusah pada hari Kiamat.

89. Labu tumbuh besar saat Fajar.

90. Bus isi singkong Balado dari Negeri ku.

91. Batu dari Syam sepanas Matahari.

92. Bawang Laili segelap Malam.

93. Bagong berteriak Ad dhuh aa Waktu Matahari naik.

94. Bapak sister Yeni Insyiraah Melapangkan hati.

95. Bom tante Tin berisi Buah Tin.

96. Ban dicelupkan ke Kolaq berisi Segumpul darah.

97. Baju berkadr Kemuliaan.

98. Bola Bayi budhe inah sebagai Bukti kejahatan.

99. Bebek Zalan-zalan kena Goncangan.

100. Susu adiknya aat diperas dari Kuda Perang.

101. Sate Qori dimakan pada hari Kiamat.

102. Sawo diletakkan Kasur untuk Bermegah-megahan.

103. Sagu di alashr dimakan Masa.

104. Sapu milik Hamzah Pengumpat.

105. Sumo minum Pill sebesar Gajah.

106. Senar diikat di Qursi oleh Orang Quraisy.

107. Sajak Mamanya Uun berisi Barang-barang yang Berguna.

108. Selai Kasar mempunyai Nikmat yang banyak.

109. Sabu-sabu membuat Kafir dipakai Orang-orang Kafir.

110. TTS bergambar burung Nashr berisi Pertolongan.

111. Tutut Lahab makan Gejolak api.

112. Tertawa Ikhlas Memurnikan keesaan Allah.

113. Tetangga Alfa keselak Waktu Subuh.

114. Tutup punya An Nas bergambar Manusia.